Kamis, 29 Desember 2011

Tips Sukses Telemarketing

1.
Sebagian pemasar maupun pelaku bisnis mungkin masih banyak yang melakukan telemarketing dengan menggunakan telepon selular (handphone). Oleh karena itu, sebelum melakukan penawaran melalui ponsel, pastikan sinyal dan pulsa handphone Anda penuh. Agar informasi yang disampaikan dapat diterima calon konsumen dengan baik, serta menghindari putusnya komunikasi ketika pulsa Anda habis di tengah pembicaraan.
 
2.
Penguasaan product knowledge (pengetahuan produk) yang cukup baik. Kunci kesuksesan telemarketing dipengaruhi oleh seberapa jauh pengetahuan Anda terhadap produk yang ditawarkan. Minimnya informasi yang Anda sampaikan pada calon konsumen, hanya akan membuat mereka tidak tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Ibarat membeli kucing dalam karung, calon konsumenpun tidak mau tertipu dengan produk yang belum jelas bentuk dan manfaatnya. Karena itu, berikan informasi selengkap-lengkapnya pada calon konsumen Anda. Sehingga mereka tertarik dengan penawaran Anda, dan transaksi jual beli dapat terlaksana.
 
3.
Tawarkan produk atau jasa Anda dengan penuh percaya diri. Pastikan bahwa Anda memiliki keyakinan penuh terhadap apa yang Anda tawarkan kepada calon konsumen Anda. Dengan begitu, mereka tidak meragukan kualitas produk atau jasa yang Anda tawarkan. Dan yakin untuk membeli produk tersebut.


 4.
Mengubah penolakan menjadi peluang. Tidak semua calon konsumen yang Anda hubungi akan menerima tawaran Anda dengan baik. Terkadang ada sebagian dari mereka yang tidak memberikan tanggapan baik bahkan menolak penawaran tersebut. Karenanya seorang telemarketer sebaiknya memiliki pengetahuan dan skill (ketrampilan) berkomunikasi yang baik. Agar dapat menjawab semua pertanyaan calon konsumen dengan efektif, dan meyakinkan mereka yang semula menolak menjadi tertarik dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.
 
 5.
Catat semua penawaran yang telah Anda kerjakan. Setelah melalukan telemarketing, hal terpenting yang wajib Anda kerjakan yaitu membuat database dari hasil penawaran yang telah Anda lakukan kepada calon konsumen. Mulai dari nama calon konsumen yang Anda telepon, nomor telepon/handphonenya, alamat lengkap mereka, serta bagaimana hasil akhirnya “deal” or “no deal” (terjadi transaksi, ditolak, salah sambung, dll).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar